Siapa yang nggak kenal sama tahu? Bahan makanan serbaguna fleksibel yang jadi andalan ibu-ibu di dapur ini ternyata punya berbagai jenis tahu dan varietasnya yang belum kita kenal.
Nggak cuma tahu putih biasa, masih banyak jenis tahu yang masing-masing punya karakteristiknya sendiri yang cocok buat olahan yang berbeda. Penasaran? Kuy, kita bahas!
Tahu Putih
Tahu putih ini paling sering kita jumpai di pasar-pasar. Karakteristiknya punya warna putih bersih, mudah hancur, rasa kedelainya ringan, teksturnya lembut tapi padat, dan mudah menyerap bumbu.
Biasanya harus direndam dalam air biar nggak gampang basi dan tetap segar. Cocok untuk dibuat masakan tumisan, tahu goreng, tahu bacem, perkedel tahu, dan isian sup. Contoh varietasnya:
- Tahu Cina (tahu yang paling besar dan paling lembut diantara tahu putih yang lain)
- Tahu Air (mirip seperti tahu cina, namun dijual dalam kemasan air di pasar tradisional)
Tahu Kuning
Sesuai namanya, tahu kuning punya ciri-ciri punya aroma kunyit yang ringan, berwarna kuning cerah, teksturnya lebih padat dan kenyal dibanding tahu putih, dan nggak mudah hancur pas diolah.
Cocok untuk digoreng langsung, tahu bacem, campuran sayur, atau digoreng ditambah siraman sambal yang jeletot. Contoh varietasnya:
- Tahu Kediri (punya tekstur padat dan kenyal, warnanya kuning terang, serta nggak gampang hancur pas digoreng)
- Tahu Magelang (mirip kayak Tahu Kediri, namun lebih lembut)
Tahu Coklat
Biasa disebut tahu pong atau tahu kopong, punya ciri khas berongga di dalamnya sehabis digoreng dan berwarna coklat yang didapat dari proses penggorengan yang lama.
Kulit luarnya yang renyah garing dan gampang buat nyerap bumbu, membuat tahu kopong atau coklat biasa diolah menjadi tahu isi, tahu gejrot, atau tahu campur. Contoh varietasnya:
- Tahu Sumedang
- Tahu Petis Semarang (tahu pong yang disiram petis udang yang manis gurih)
- Tahu Bakso (tahu pong yang diisi bakso, lalu dikukus)
- Keripik Tahu (biar nutrisi dari tahunya terjaga, gorengnya pakai mesin vacuum frying)
Tahu Sutra
Tahu sutra adalah tahu yang teksturnya paling lembut dan halus, kayak puding. Karakteristiknya lembut, halus, gampang hancur, dan rasanya ringan.
Kadar airnya tinggi, cocok untuk olahan smoothie protein, salad, sup miso, atau sup tahu korea. Tahu sutra kurang cocok untuk digoreng. Contoh varietasnya:
- Tahu Jepang (biasanya dijual di tabung plastik atau kemasan kotak)
- Tahu Telur (tahu sutra yang dicampur telus ayam, teksturnya lebih padat dari murnian dan cocok untuk digoreng)
Tahu Susu
Tahu susu ini lagi naik daun banget lho guys! Kenapa namanya tahu susu? Karena karakteristiknya yang sangat lembut, lumer dimulut, gurih, mirip tahu sutra namun lebih padat dan nggak gampang hancur.
Konon katanya rasa gurih tahunya didapat dari hasil penambahan susu di dalam proses pembuatannya. Cocok untuk digoreng, rebus, atau ditumis. Contoh varietasnya:
- Tahu Susu Lembang
Perbedaan Berbagai Jenis Tahu dan Varietasnya
Walaupun sama-sama tahu, cara membedakannya itu sangat amat mudah mulai dari tekstur, warna, kandungan air, dan proses pembuatannya.
Kalau kamu masih bingung, kamu bisa tanyakan ke penjual tahu atau orang yang berpengalaman di dunia varietas tahu. Awas, jangan sampai salah pilih tahu!
Penutup
So, tahu bukan cuma kotak putih polos yang ngebosenin karena gitu-gitu doang. Kalau kamu paham dengan berbagai jenis tahu dan berbagai varietasnya, kamu punya banyak pilihan buat bereksperimen didapur.
Mulai sekarang, jangan ragu buat nyoba resep atau malah nyiptain resep tahu favoritmu! Kamu juga punya peluang buat buka usaha olahan tahu yang bikin cuan dan dompetmu makin tebal! Selamat mencoba!
